Home Ekonomi Meski Libur Lebaran, Pegawai Pertamina di Perbatasan Tetap Bekerja

Meski Libur Lebaran, Pegawai Pertamina di Perbatasan Tetap Bekerja

Makassar, gatra.net - Demi menjaga kelangsungan kebutuhan energi dan memantau ketersediaan BBM dan LPG, Pertamina membentuk tim Satgas Ramadan dan Idulfitri (RAFI) yang bertugas 2 minggu sebelum hingga sesudah Lebaran.

Menurut Hatim Ilwan, Unit Manager Communication & CSR PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) VII, Pertamina menginstruksikan kepada seluruh pekerja fungsi operasi di lingkungan MOR VII Sulawesi untuk stand by dan tidak mengambil cuti.

Satgas RAFI Pertamina MOR VII merupakan satuan tugas khusus yang dibentuk untuk mengantisipasi adanya peningkatan kebutuhan energi serta memantau ketersediaan BBM dan LPG se-Sulawesi selama periode 2 minggu sebelum dan setelah Hari Raya Idul Fitri 1440 H. "Tugasnya memantau langsung kondisi kebutuhan BBM dan LPG di lapangan, kemudian mempersiapkan laporan ketersediaan stok BBM dan LPG yang ada di fasilitas distribusi Pertamina secara aktual," ujar Hatim.

Itupula yang membuat Wahyu Hidayat, salah satu pegawai di Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Tahuna di Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, tetap bekerja meski alunan gema takbir, tahlil dan tahmid mengumandang seiring dengan datangnya hari Raya Idul Fitri. Di salah satu lokasi TBBM pulau terluar Indonesia itu lelaki berusia 26 tahun ini dengan setia tetap bekerja meski di hari lebaran.

Pada fajar pagi yang menyingsing pada 1 Syawal 1440 Hijriah, Wahyu pun tetap bekerja seperti biasa guna memastikan Terminal BBM tempat dia bekerja beroperasi dalam menyalurkan beragam jenis produk Pertamina seperti Premium, Biosolar, Pertamax, dan Minyak Tanah untuk melayani 2 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), 2 SPBU Kompak, 1 SPBU Nelayan, pelayanan BBM untuk kapal (bunker service), PT PLN untuk Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) serta beberapa agen minyak tanah.

Bahkan, untuk kali pertama, Wahyu yang baru diangkat menjadi pegawai Pertamina 2 bulan lalu itu tidak mengagendakan mudik ke kampung halamannya di Cilacap, Jawa Tengah. "Ini kali pertama saya tidak merayakan lebaran bersama keluarga dan berada di sebuah pulau yang sudah dekat dengan Philipina," ujar lajang yang berstatus sebagai Junior Supervisor Sales Service & General Affairs TBBM Tahuna.

Meski demikian, putra pertama pasangan Rubito Sukarso dan Sukesih ini mengaku senang bisa menjadi bagian pekerja Pertamina yang dalam Idul Fitri ini tetap bekerja normal guna memenuhi kebutuhan energi bagi masyarakat. "InsyaAllah saya ikhlas sekaligus bangga, ini bentuk tanggung jawab saya sebagai pekerja Pertamina yang berada di ujung perbatasan," ujar pria lulusan teknik mesin Politeknik Negeri Cilacap ini sambil mengucapkan salam Idulfitri bagi masyarakat Sulawesi.

 

1100

KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR